Pemborosan, Hanya Untuk Pembuatan Pagar? Proyek di Kuansing Telan APBD Rp1,65 Miliar

proyek pembangunan Kawasan Taman Makam Pahlawan Kuantan Singingi yang menelan apbd 1,6 Milyar yang Diduga hanya untuk pembangunan pagar saja

Kuantan Singingi,  – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kuantan Singingi telah memulai proyek pembangunan Kawasan Taman Makam Pahlawan Kuantan Singingi yang berlokasi di sungai Jering, tepatnya di sebelah gedung perpustakaan Kuansing.

Pembangunan ini ditandai dengan pemasangan papan proyek pada 13 September 2024 yang menyebutkan bahwa proyek tersebut memiliki anggaran sebesar Rp1.658.380.000 (satu miliar enam ratus lima puluh delapan juta tiga ratus delapan puluh ribu rupiah).

Proyek yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2024 ini akan berlangsung selama 105 hari kalender.

Dalam pelaksanaannya, Dinas PUPR menunjuk CV. Arcos Tecton sebagai kontraktor pelaksana. Selain itu, pengawasan proyek dilakukan oleh CV. Line Architecture Consultant guna memastikan kualitas dan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

 

Namun seperti apa desain konstruksi bangunan taman makam Pahlawan yang telah menelan APBD Kuansing sebesar 1,6 Milyar itu, publik saat ini belum mengetahuinya.

Bacaan Lainnya
papan proyek pada 13 September 2024, proyek tersebut memiliki anggaran sebesar Rp1.658.380.000 (satu miliar enam ratus lima puluh delapan juta tiga ratus delapan puluh ribu rupiah) untuk pembangunan taman makam pahlawan

Diduga pembangunan fasilitas umum yang telah menelan anggaran sebesar 1,6 Milyar itu hanyalah sebatas pembangunan pagar saja, pasalnya saat awak media mewawancarai sejumlah pekerja konstruksi bangunan dari CV Arcos Tecton itu menyebutkan bahwa pihak mereka hanya membuat pagarnya saja.

Sementara itu, Izmayudi kabid cipta karya dinas PUPR Kuansing saat dikonfirmasi awak media, dirinya tak memberikan respon hingga berita ini terbit.

Seperti disebutkan pada papan proyek, pembangunan ini dilaksanakan menggunakan dana yang berasal dari pajak masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi warga dalam membayar pajak memberikan dampak langsung terhadap pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di daerahnya.

Namun apakah duit dari pajak masyarakat sebesar 1,6 Milyar itu hanya untuk pembuatan bangunan pagar saja?

Pos terkait