ROKAN HILIR – Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, Samsuri, SH, M.Si, memberikan klarifikasi terkait keberangkatannya bersama tim kerja ke luar negeri yang belakangan menjadi perhatian publik.
Samsuri menjelaskan, keberangkatan tersebut dilakukan dalam rangka menjaga motivasi kerja dan memperkuat kekompakan internal setelah menjalani rutinitas pekerjaan pemerintahan yang cukup padat sepanjang tahun, di bawah kepemimpinan Bupati Rokan Hilir H. Bistamam dan Jhonny Charles, BBA, MBA.
“Selama ini kami bergulat dengan tugas-tugas pelayanan pemerintahan yang cukup padat. Keberangkatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga semangat dan kebersamaan tim agar tetap solid dalam menjalankan tugas kepada masyarakat,” ujar Samsuri, Kamis (8/1/2026).
Ia mengakui bahwa waktu pelaksanaan perjalanan tersebut terlihat beririsan dengan jam kerja. Namun menurutnya, hal itu terjadi karena keterbatasan waktu yang tersedia setelah beberapa agenda libur akhir tahun sebelumnya terpaksa ditunda demi menjaga fokus pekerjaan.
“Jika dilihat dari sisi waktu, mungkin terkesan dilakukan pada jam kerja. Namun perlu dipahami, inilah waktu yang tersedia setelah setahun penuh bekerja, termasuk beberapa kali menunda rencana libur demi kelancaran tugas,” jelasnya.
Samsuri menegaskan bahwa perjalanan tersebut sejatinya tidak direncanakan pada masa aktif tugas. Namun karena libur akhir tahun tidak sempat dimanfaatkan, agenda tersebut akhirnya tetap dilaksanakan.
Meski demikian, ia memastikan keberangkatan tersebut tidak mengganggu jalannya pekerjaan dan tidak menggunakan anggaran negara.
“Saya memastikan seluruh pekerjaan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tidak ada penggunaan uang negara dalam perjalanan ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, Samsuri memaparkan bahwa di lingkungan Bagian Umum Setda Rohil telah lama berjalan sejumlah program kebersamaan yang bersifat swadaya. Di antaranya tabungan atau urunan liburan akhir tahun, tabungan qurban, serta pembagian sembako bagi tenaga honorer.
“Program-program ini telah berjalan sejak saya dipercaya menjabat sebagai Kabag Umum. Tujuannya semata untuk membangun kekompakan, kepedulian, dan hubungan kerja yang sehat,” ungkapnya.
Di akhir penjelasannya, Samsuri secara terbuka mengakui adanya kekurangan dalam aspek prosedural, khususnya terkait belum disampaikannya izin secara formal kepada pimpinan sebelum keberangkatan.
“Apabila keberangkatan ini dinilai sebagai sebuah kekeliruan, saya mengakuinya, terutama karena belum sempat menyampaikan izin kepada pimpinan di tengah padatnya kegiatan. Saya siap menerima segala konsekuensi yang ditetapkan,” ujarnya.
Namun demikian, ia berharap persoalan tersebut dapat dilihat secara utuh dan berimbang, tidak semata dari sisi administratif, tetapi juga dari dampak positif yang telah dan terus dibangun di lingkungan Bagian Umum.
Menurutnya, kekompakan tim, meningkatnya semangat kerja, serta terjaganya hubungan internal yang harmonis merupakan modal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat Rokan Hilir.
“Dengan tim yang solid, pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat, lebih tertib, dan lebih bertanggung jawab. Itu yang terus kami upayakan,” pungkasnya.





