ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, terus menunjukkan progres. Pada Selasa (21/7/2026), pekerjaan difokuskan pada pengecoran pondasi di sisi tepi jauh sebagai bagian dari tahapan utama konstruksi jembatan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan pengecoran dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Koramil 06/Tanjung Medan Kodim 0321/Rokan Hilir bersama lima warga setempat. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur pondasi sebagai penopang utama jembatan.
Danramil 06/Tanjung Medan, Kapten Arh Yulisman, mengatakan proses pembangunan terus dilaksanakan sesuai tahapan dengan mengedepankan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
“Pengecoran pondasi merupakan tahapan penting dalam pembangunan Jembatan Garuda karena menjadi dasar kekuatan konstruksi. Kami bersama masyarakat terus bekerja sama agar pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana,” kata Yulisman kepada HitamPutih News.
Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Garuda hingga saat ini telah mencapai progres 23 persen. Kendala yang masih dihadapi adalah pendistribusian material yang harus melalui jalur air menggunakan boat sehingga biaya pengangkutan menjadi lebih tinggi dibandingkan jalur darat.
Meski demikian, kata dia, kondisi tersebut tidak menghambat pelaksanaan pembangunan. Semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat tetap menjadi modal utama untuk menyelesaikan pembangunan jembatan yang diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kepenghuluan Air Hitam.
Untuk kegiatan Rabu (22/7/2026), tim pelaksana dijadwalkan melanjutkan pengecoran pondasi di sisi tepi jauh guna mempercepat penyelesaian tahapan konstruksi. Seluruh rangkaian kegiatan pada Selasa berlangsung aman dan lancar.





