ROKAN HILIR – Tokoh masyarakat Kepenghuluan Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Sdr. Edi Basic, menyatakan sikap tetap mendukung Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia, serta menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian.
Menurutnya, wacana tersebut berpotensi melemahkan profesionalisme dan independensi Polri sebagai institusi penegak hukum. Jika Polri berada di bawah kementerian, maka dikhawatirkan penegakan hukum akan rentan dipengaruhi kepentingan politik maupun kepentingan kelompok tertentu, sehingga berpotensi menggerus kepercayaan publik.
“Sejak dilaksanakannya Reformasi Polri, kami melihat banyak perubahan positif di tubuh Polri. Saat ini Polri semakin profesional dan humanis dalam menangani persoalan di tengah masyarakat,” ujar Edi Basic.
Ia juga menilai keberadaan Bhabinkamtibmas di desa-desa sangat membantu pemerintah desa, khususnya dalam menyelesaikan permasalahan sosial dan menjaga stabilitas keamanan di tingkat kepenghuluan.
“Peran Bhabinkamtibmas sangat dirasakan manfaatnya. Mereka aktif mendampingi kepala desa dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan di kantor desa,” tambahnya.
Atas dasar itu, Edi Basic menegaskan bahwa masyarakat Sungai Bakau mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden demi menjaga netralitas, profesionalisme, dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.






