ROKAN HILIR – Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, BBA, MBA, tengah menjadi sorotan publik setelah memberikan komentar bernada emosional di media sosial Facebook. Responsnya tersebut muncul setelah seorang warganet mengunggah foto dirinya di lokasi jalan rusak di wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas.
Unggahan itu berasal dari akun Facebook bernama Syahputra Hamdani. Dalam postingan tersebut, tampak Jhony Charles berdiri di atas jalan yang rusak parah sambil melihat sebuah papan bertuliskan:
“Selama kondisi jalan rusak, banyak yang korban jatuh dan patah. Kalau ondak jalan bisa dipijak, pilihlah Pasangan Bijak No 2.”
Foto itu disebut-sebut merupakan bagian dari materi kampanye pasangan Bistamam–Jhony Charles saat Pilkada 2024 lalu.
Syahputra menambahkan narasi sarkastik dalam unggahannya:
“Photo terkeren 2024. Apakah slogan yang dilihat oleh Bapak yang berdiri itu sudah kalian dapatkan????? PIJAK sama BIJAK beda tipis hurufnya.”
Tak lama berselang, akun resmi milik Wakil Bupati Jhony Charles terlihat membalas unggahan tersebut. Dalam komentarnya, ia menuliskan:
“Kebobrokan 4 tahun diminta selesai 2 bulan, manajemen keuangan dan birokrasi sebelumnya lebih bobrok lagi. Kok dibiarkan, kawantu satu leroode lagi saya pastikan lebih parah dan bangkrut.”
Komentar itu menuai berbagai reaksi, terutama karena terkesan emosional dan tidak mencerminkan sikap terbuka terhadap kritik. Dalam balasan selanjutnya, Jhony menambahkan:
“Kasda Rohil sepeninggalan beliau lebih kacau balau lagi, ini biar bro Syahputra paham.”
Sejumlah netizen langsung merespons. Syahputra Hamdani, dalam balasannya, menulis:
“Itu makanya masyarakat memilih Bapak untuk PERUBAHAN. Masyarakat begitu percaya terhadap visi misi Bapak ketika itu bergema menyuarakan perubahan untuk Rohil.”
Akun lainnya, AR Pulungan, turut memberikan kritik:
“Bukan masalah 2 bulannya, Pak. Ini masalah korban yang telah banyak mengalami kecelakaan di jalan yang rusak parah itu. Kami minta segera diperbaiki. Bukan menyalahkan pemerintah, tetapi meminta solusi dan kerja nyata, bukan hanya janji seperti yang sudah-sudah.”
Netizen lain bernama Dody Sahputra juga menyampaikan pendapat:
“Itulah kenapa kami butuh pemimpin bijak (sesuai slogan), untuk mengubah keadaan. Jangan berdalih baru 2 bulan menjabat. Itu bukan jiwa pemimpin. Maaf Pak, agak maju… Salam perubahan.”
Sementara itu, akun Hamdani Azmi menyayangkan respons Jhony Charles yang dinilai tidak mencerminkan etika sebagai pejabat publik. Ia menulis:
“Sekelas Wakil Bupati berkomentar seperti itu. Kalau hanya menyalahkan yang lalu-lalu, untuk apa Bapak mencalon? Kalau tidak bisa mengatasi masalah di desa itu, lebih baik mundur saja. Permintaan rakyat di desa itu hanya satu: pembangunan jalan. Tak banyak keinginan mereka. Itu sudah jadi tanggung jawab Bapak setelah menjabat. Masyarakat memilih Bapak supaya perubahan itu benar-benar nyata terjadi. Jadi jangan terus mengungkit masa lalu.”

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Wakil Bupati Jhony Charles maupun Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terkait polemik ini. (Riki)





