ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan akses transportasi masyarakat di wilayah tersebut.
Pada Senin (15/6), personel Koramil 06/Tanjung Medan bersama masyarakat setempat melaksanakan kegiatan persiapan bahan bouplang untuk bagian tepi jauh jembatan sebagai tahapan lanjutan dalam proses pembangunan.
Danramil 06/Tanjung Medan, Kapten Arh Yulisman, mengatakan pembangunan Jembatan Garuda dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unsur TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
“Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi warga. Kami berharap pekerjaan ini dapat berjalan lancar hingga selesai dan nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.
Kegiatan pada hari itu melibatkan satu personel TNI dan satu warga masyarakat yang bersama-sama menyiapkan material untuk pemasangan bouplang tepi jauh yang direncanakan dilaksanakan pada tahap pekerjaan berikutnya.
Menurut Yulisman, keberadaan Jembatan Garuda nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga di Kepenghuluan Air Hitam dan daerah sekitarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan tersebut menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang terus dipertahankan dalam mendukung pembangunan desa.
“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat yang terus mendukung pembangunan ini. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan di wilayah,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, tidak ditemukan kendala maupun hambatan yang berarti. Seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat menjadi sarana pendukung transportasi yang mempermudah akses masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Pujud.






