Hitam Putih News – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru, termasuk Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang membawahi wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Peresmian berlangsung dalam upacara kehormatan militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Ahad (10/8/2025).
Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo resmi ditunjuk sebagai Pangdam XIX/Tuanku Tambusai. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Danpussenarmed).
Acara peresmian dilakukan bersamaan dengan pengukuhan lima Kodam baru lainnya. Dengan penambahan ini, jumlah Kodam di Indonesia meningkat menjadi 21 dari sebelumnya 15.
Berikut daftar enam Kodam yang diresmikan Presiden Prabowo:
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai – Wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Pangdam: Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo (eks Danpussenarmed).
-
Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol – Wilayah Sumatera Barat dan Jambi. Pangdam: Mayjen TNI Arief Gajah Mada (eks Aspers KSAD).
-
Kodam XXI/Radin Inten – Wilayah Lampung dan Bengkulu. Pangdam: Mayjen TNI Kristomei Sianturi (eks Kapuspen TNI).
-
Kodam XXII/Tambun Bungai – Wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Pangdam: Mayjen TNI Zainul Arifin (eks Warek Unhan Bidang Kerja Sama, Kelembagaan, Inovasi, dan Teknologi).
-
Kodam XXIII/Palaka Wira – Wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Pangdam: Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar (eks Aslat KSAD).
-
Kodam XXIV/Mandala Trikora – Wilayah Merauke dan Papua Selatan. Pangdam: Mayjen TNI Lucky Avianto (eks Pa Sahli Tk. Bid. Hubint Panglima TNI).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembentukan Kodam baru, serta 14 Komando Daerah Angkatan Laut (Kodal) dan 3 Komando Daerah Angkatan Udara (Kodau), merupakan bagian dari upaya memperkuat pertahanan negara.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini, Minggu, 10 Agustus 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 6 Kodam, 14 Kodal, dan 3 Kodau,” ujar Prabowo.
Usai prosesi peresmian, acara dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine dan efek ledakan sebagai tanda resmi beroperasinya enam Kodam baru tersebut.





