Diduga Ini Penyebab Tenggelamnya Pria Muda di Sungai Hulu Kuantan

Ilustrasi penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang mengapung di Sungai

Kuantan Singingi, Riau – Masyarakat Desa Sampurago, Kecamatan Hulu Kuantan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang mengapung di Sungai Kuantan, Selasa (17/09/2024) sore.

Korban diketahui bernama Rian Sandra Saputra (21), warga Desa Logas, Kecamatan Singingi. Penemuan jenazah ini berawal dari seorang warga yang tengah memancing di aliran hulu Sungai Kuantan sekitar pukul 16.00 WIB.

Kondisi korban saat ditemukan dalam posisi terlungkup. Penemuan ini langsung mengundang perhatian warga sekitar, yang kemudian berbondong-bondong mendatangi tempat kejadian. Tim gabungan dari kepolisian, bersama relawan, segera melakukan evakuasi terhadap jasad korban.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Pangucap Priyo Soegito, SIK, MH, ketika dimintai keterangan, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih mendalami penyebab tenggelamnya korban.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada indikasi pasti apakah tenggelamnya Rian disebabkan oleh kecelakaan, faktor alam, atau ada unsur lain yang turut terlibat.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini. Saat ini belum bisa disimpulkan secara pasti apa yang menjadi penyebab tenggelam dan hanyutnya korban,” ujar AKBP Pangucap kepada hitam putih news, Rabu 18/09/2024.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan keluarga korban untuk mendalami informasi terkait aktivitas terakhir Rian sebelum ditemukan tewas.

Menurut beberapa warga, korban dikenal sebagai pribadi yang tenang dan tidak menunjukkan tanda-tanda adanya masalah dalam beberapa hari terakhir.

Saat ini kepolisian menyimpulkan bahwa dugaan sementara penyebab tenggelam dan hanyutnya Rian Sandra Saputra dikarenakan terbawa arus sungai yang deras.

Dugaan sementara korban tenggelam di sungai akibat terbawa arus. Ini berdasarkan keterangan saksi-saksi yakni rekan korban” ujar AKP Shilton kasat reskrim Polres Kuansing.

Namun saat ditanya terkait kapan waktu korban terbawa arus, berapa orang teman korban saat berada di sekitaran sungai, dan sedang melakukan aktivitas apa korban dan temannya di sekitaran sungai kuantan pada waktu itu, sampai berita ini dimuat pihak kepolisian belum memberikan klarifikasi.

Keberadaan Sungai Kuantan yang memiliki aliran cukup deras dan dalam, serta sering menjadi lokasi aktivitas warga, tak jarang menjadi lokasi rentan terjadi kecelakaan. Hingga kini, masyarakat setempat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai tersebut, mengingat potensi bahaya yang selalu mengintai.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban Rian Sandra Saputra. Kasus ini juga memicu kekhawatiran di kalangan warga yang sering memanfaatkan Sungai Kuantan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk memancing dan mandi.

(Adra)

Pos terkait