Ketua Jaga Riau Desak RS Awal Bros Pecat Pegawai yang Diduga Berselingkuh, PPA Diminta Turun Tangan

Jaga riau
Ketua Jaga Riau Desak RS Awal Bros Pecat Pegawai yang Diduga Berselingkuh, PPA Diminta Turun Tangan

Pekanbaru,  – Kasus dugaan perselingkuhan dan penelantaran anak yang melibatkan seorang pegawai Rumah Sakit Awal Bros A. Yani Pekanbaru berinisial AEP menuai sorotan publik. Ketua Umum Jaga Riau, Alan Pane, mendesak pihak rumah sakit untuk segera mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan AEP dari jabatannya.

Kasus ini mencuat setelah istri sah AEP, Aisyah Sri Mulyani, melalui kuasa hukumnya, melayangkan pengaduan resmi kepada Direktur RS Awal Bros. Dalam laporannya, Aisyah menuduh suaminya telah berulang kali berselingkuh dengan seorang perempuan yang diduga bernama Bulan Sari. Bahkan, hubungan tersebut dipamerkan secara terang-terangan di media sosial, meskipun AEP dan Aisyah masih terikat dalam pernikahan yang sah.

Alan Pane menegaskan bahwa masalah ini bukan sekadar persoalan rumah tangga, tetapi juga menyangkut etika dan moral seorang pegawai di institusi kesehatan. “Seorang tenaga kerja di sektor pelayanan kesehatan harus menunjukkan moral yang baik, bukan justru menjadi contoh buruk bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain dugaan perselingkuhan, AEP juga dilaporkan telah menelantarkan anaknya dengan tidak memberikan nafkah sejak Agustus 2024. Akibatnya, Aisyah terpaksa berhutang demi memenuhi kebutuhan anak mereka. Kondisi ini pun menarik perhatian aktivis Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), yang mendesak aparat hukum agar segera turun tangan. “Jika benar ada unsur penelantaran anak, ini sudah masuk ranah pidana dan harus ditindak tegas,” tegas perwakilan PPA.

Kuasa hukum Aisyah turut meminta RS Awal Bros untuk menjatuhkan sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) terhadap AEP. Mereka berpendapat bahwa tindakan pegawai tersebut telah mencoreng citra rumah sakit serta melanggar norma kepegawaian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Awal Bros belum memberikan pernyataan resmi terkait pengaduan tersebut. Sementara itu, Jaga Riau dan PPA berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga ada keputusan yang jelas mengenai sanksi terhadap AEP.

Bacaan Lainnya

 

Pos terkait