Hitam Putih News – Google turut memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80 dengan menampilkan doodle bertema Pacu Jalur, tradisi balap perahu khas Riau yang sarat nilai kebersamaan.
Doodle tersebut menampilkan ilustrasi orang-orang mendayung perahu dengan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Visual ini melambangkan keragaman budaya Nusantara yang bersatu dalam satu irama, sejalan dengan semangat persatuan bangsa.
Doodle spesial ini digarap oleh seniman asal Bandung, Wastana Haikal. Ia menekankan pada harmoni dan kerja sama yang menjadi ruh dari tradisi Pacu Jalur, sekaligus merepresentasikan makna kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.
Tak hanya sekadar ilustrasi, pemilihan Pacu Jalur sebagai tema doodle juga merefleksikan fenomena budaya yang tengah viral di media sosial tahun 2025.
Sorotan publik banyak tertuju pada peran “tukang tari”, sosok di bagian depan perahu yang menari untuk mengatur ritme dayung. Gerakan khasnya bahkan populer dengan sebutan “aura farming”, dan menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda.
Melalui doodle ini, Google bukan hanya merayakan hari kemerdekaan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan tradisi lokal Indonesia ke panggung global.
Tradisi Pacu Jalur yang lahir dari Sungai Kuantan, Riau, pun kini mendapat ruang apresiasi lebih luas, sejajar dengan ikon budaya dunia lainnya.
Penulis: Adra





