ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, terus menunjukkan perkembangan meski menghadapi kendala akses distribusi material.
Pada Rabu (20/5/2026), personel Koramil 0321-06/Tanjung Medan bersama masyarakat melaksanakan pemasangan mal cor pondasi bagian depan sebagai bagian dari tahapan pembangunan jembatan.
Danramil 0321-06/Tanjung Medan Kapten Arh Yulisman mengatakan pembangunan jembatan terus dilakukan secara bertahap melalui kerja sama antara personel TNI dan masyarakat setempat.
“Meski menghadapi kendala akses dan distribusi material melalui jalur air, proses pembangunan tetap berjalan dengan aman dan lancar berkat semangat gotong royong bersama masyarakat,” Yulisman.
Ia menjelaskan, untuk pekerjaan selanjutnya direncanakan memasuki tahap pengecoran pondasi jembatan.
Menurutnya, akses menuju lokasi pembangunan masih menjadi tantangan utama karena hanya dapat ditempuh menggunakan boat melalui jalur sungai dengan estimasi waktu perjalanan sekitar tiga hingga empat jam.
Selain itu, seluruh material bangunan juga harus diangkut melalui jalur air sehingga membutuhkan waktu distribusi yang lebih lama.
Kendala teknis lainnya yakni adanya perubahan pada lubang pondasi tepi berdasarkan arahan teknisi dari Zidam sehingga memerlukan penyesuaian pekerjaan di lapangan. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan berlangsung aman dan kondusif.
Pembangunan Jembatan Garuda tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga di Kepenghuluan Air Hitam dan wilayah sekitarnya.





