TELUK KUANTAN – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Dr. H. Suhardiman Amby, MM memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Riau, Kapolres Kuansing, serta jajaran TNI dan Satpol PP yang telah bekerja keras menertibkan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kuansing.
Menurutnya, operasi penertiban yang dilakukan secara intensif dari hulu hingga hilir itu membawa dampak besar. Sungai Kuantan yang selama ini keruh akibat PETI kini mulai kembali jernih. Bahkan, masyarakat sudah tak lagi ragu untuk mandi di sungai pada pagi dan sore hari.
“Ini pertama kali sejak 20 tahun terakhir kondisi Sungai Kuantan kembali jernih. Atas nama masyarakat Kuansing, kami sampaikan apresiasi atas kerja keras Kapolda, Kapolres, jajaran TNI dan Satpol PP yang sudah berjibaku menertibkan PETI,” ujar Suhardiman dalam jumpa pers bersama awak media di Kawasan Tepian Narosa, Jumat (15/8/2025).
Bupati menegaskan, hasil positif ini harus dijaga bersama. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak lagi melakukan aktivitas PETI karena merugikan banyak orang.
Dukungan untuk Pacu Jalur
Dalam kesempatan itu, Suhardiman juga menyampaikan bahwa Pemkab Kuansing tengah mempersiapkan penyelenggaraan Festival Pacu Jalur. Persiapan telah mencapai 75 persen dan sudah dilaporkan langsung kepada Gubernur Riau, H. Abdul Wahid.
“Kami tetap membutuhkan dukungan penuh dari Pemprov agar helat pacu jalur ini bisa berjalan sukses,” kata Suhardiman.
Menanggapi hal itu, Gubernur Riau Abdul Wahid menyatakan kesiapan Pemprov untuk memberikan dukungan maksimal. “Semua komponen harus mengerahkan kekuatan agar pacu jalur tahun ini benar-benar sukses,” tegasnya.
Kapolres Kuansing, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, SIK MH, menambahkan bahwa pihaknya bersama tim gabungan telah melakukan operasi PETI selama 14 hari terakhir. Dari operasi itu, sebanyak 221 rakit berhasil dimusnahkan dan 12 orang tersangka diamankan.
“Polres Kuansing bersama jajaran berkomitmen terus menindak PETI yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. Namun, keberhasilan ini juga butuh dukungan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Sungai Kuantan,” ungkap Ricky.
Ia berharap masyarakat tidak lagi tergiur melakukan PETI. “Mari kita jaga bersama agar Sungai Kuantan tetap bersih dan lestari,” tutupnya.





