JAKARTA – Langkah Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan dari sejumlah kalangan yang menilai kebijakan tersebut sebagai upaya memperkuat tata kelola dan memastikan program berjalan sesuai tujuan.
Direktur Political and Public Policy Studies, Jerry Massie, mengatakan evaluasi merupakan langkah yang diperlukan untuk menjaga efektivitas pelaksanaan program strategis nasional yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Presiden Prabowo menunjukkan ketegasan sebagai seorang pemimpin. Jika ada pihak yang dianggap tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, maka evaluasi adalah langkah yang tepat demi menjaga keberhasilan program strategis nasional,” kata Jerry dalam keterangannya.
Menurut dia, Program MBG membutuhkan pengawasan yang kuat serta sumber daya yang profesional agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia menilai berbagai kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan program perlu segera dibenahi sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerima manfaat utama.
“Program ini menyangkut masa depan generasi bangsa. Karena itu, Presiden harus memastikan seluruh jajaran bekerja profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Dukungan terhadap langkah evaluasi tersebut juga disampaikan Majelis Ulama Indonesia yang menilai penguatan tata kelola dan pembenahan internal menjadi bagian penting dalam menjaga integritas lembaga serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap program pemerintah.
Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, mengatakan upaya pembenahan yang dilakukan pemerintah patut mendapat apresiasi karena menunjukkan keseriusan dalam menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi.
“Kita perlu memberikan satu apresiasi kepada Presiden untuk melakukan bersih-bersih,” kata Amirsyah.
Ia menambahkan proses hukum harus ditegakkan secara adil terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mendukung langkah-langkah hukum yang tegas. Siapa pun yang bersalah harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo, menilai evaluasi dan perombakan jajaran pimpinan di Badan Gizi Nasional menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengawal keberhasilan Program MBG.
“Langkah Presiden Prabowo melakukan perombakan pimpinan merupakan bentuk keseriusan pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai harapan masyarakat,” kata Bambang Soesatyo.
Menurut dia, evaluasi tersebut perlu dijadikan momentum untuk memperkuat sistem kerja, meningkatkan pengawasan, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih optimal.
“Perubahan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan pengawasan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih baik,” ujarnya.
Sejumlah pihak berharap evaluasi yang dilakukan pemerintah dapat semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG sehingga tujuan program untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat tercapai secara berkelanjutan.





