KUANTAN SINGINGI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda asal Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Model cilik berbakat, Queen Mazza Avicenna, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih penghargaan Most Photogenic Model Award dalam ajang bergengsi International Fashion In Frame 2026 yang digelar di Hotel Kinston, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (12/7/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas penampilan, karakter, serta kemampuan Cenna—sapaan akrab Queen Mazza Avicenna—dalam menampilkan kepercayaan diri dan pesona di panggung internasional. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Dato’ Seri Dr. Sri Sukunthan, National Deputy President Majlis Kebudayaan dan Warisan Nusantara (Cultural and Heritage Council of The Archipelago).
Di usia yang baru menginjak lima tahun, Cenna telah mencatatkan sejumlah prestasi di berbagai bidang. Putri pertama pasangan Made Maizal dan Reza Herli Menia tersebut dikenal sebagai anak yang aktif mengembangkan bakat di bidang seni, pendidikan, serta dunia fashion.
Sebelumnya, Cenna menyelesaikan pendidikan di TK Islam Al-Khairat dan kemudian melanjutkan pendidikannya di TK Tahfiz Al-Fatih Pekanbaru. Selain berprestasi dalam dunia modeling, ia juga pernah meraih Juara III Lomba Mendongeng Tingkat Provinsi Riau saat mewakili sekolahnya.
Bakat Cenna di dunia fashion mulai terlihat sejak usia dini. Dengan dukungan penuh keluarga dan latihan yang berkelanjutan, ia mulai mengikuti berbagai ajang model anak, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Perjalanan internasional Cenna semakin berkembang setelah pada April 2026 lalu ia menjadi bagian dari tim Indonesia yang berhasil meraih penghargaan Top Model Cilik International dalam ajang fashion di Bangkok, Thailand. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan kemampuan, mental panggung, dan rasa percaya dirinya.
Koordinator Puan Aspekraf, Irna Juita, menyampaikan bahwa keberhasilan Cenna menjadi bukti bahwa anak-anak Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global apabila mendapatkan pembinaan yang tepat.
“Queen Mazza Avicenna adalah contoh bahwa usia bukan batas untuk berprestasi. Kepercayaan diri, kedisiplinan dalam latihan, serta dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam perjalanan prestasinya,” ujar Irna.
Menurutnya, pencapaian Cenna diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia lainnya agar berani mengembangkan bakat dan kreativitas sejak usia dini.
Sementara itu, Cenna mengaku bangga dan bahagia atas penghargaan yang diraihnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga, guru, serta pihak-pihak yang selalu memberikan dukungan.
“Saya senang sekali bisa mendapatkan penghargaan ini. Terima kasih kepada Ayah, Bunda, keluarga, guru, dan Kak Irna yang selalu mendukung saya. Saya ingin terus belajar supaya bisa tampil lebih baik lagi dan membawa nama Indonesia,” kata Cenna.
Dengan sederet prestasi yang telah diraih, Queen Mazza Avicenna menjadi salah satu contoh anak muda Riau yang mampu menunjukkan potensi di panggung internasional. Perjalanannya membuktikan bahwa bakat, kerja keras, dan dukungan lingkungan dapat menjadi modal penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang membawa nama daerah dan bangsa ke dunia internasional.





