Tepis Rumor Menghilang, MPC PP Kuansing Tegaskan Dasver Librian Kooperatif Hadapi Panggilan KPK

Bung Jhon, Kepala Kantor MPC PP Kuansing

TELUK KUANTAN — Isu miring yang menyebutkan Anggota DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kuansing, Dasver Librian alias Vea, menghilang pasca-penggeledahan oleh KPK langsung dibantah keras oleh pihak organisasi.

Kepala Kantor MPC PP Kuansing, Bung Jon, menegaskan bahwa ketuanya sama sekali tidak melarikan diri atau bersembunyi dari pusaran kasus dugaan suap jabatan yang tengah disidik komisi antirasuah tersebut.

Menurut Jon, isu yang beredar di tengah masyarakat sama sekali tidak mendasar. Dasver Librian dipastikan tetap berada di Kuansing dan menjalankan aktivitasnya secara normal.

 

“Tidak benar itu Ketua (Dasver Librian) menghilang terkait kasus yang menimpa mantan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby,” ujar Bung Jon dalam keterangan resminya, Selasa (7/7/2026) malam.

Berada di Kantor Saat Rumah Digeledah

Jon juga meluruskan simpang siur mengenai keberadaan Dasver saat tim penyidik KPK menggeledah rumah pribadinya di Kecamatan Benai pada Senin (6/7/2026) kemarin. Saat penggeledahan berlangsung, Dasver sebenarnya sedang berada di Markas Cabang Pemuda Pancasila.

Bacaan Lainnya

“Waktu penggeledahan itu, Ketua justru sedang berada di Kantor MPC PP Kuansing,” jelas Jon meluruskan opini publik.

Nomor Ponsel Mati, tetapi Tetap Kooperatif

Mengenai kabar bahwa Dasver sulit dihubungi dalam beberapa hari terakhir, Jon tidak menampik jika nomor telepon seluler yang lama sang ketua saat ini memang dalam kondisi tidak aktif. Kendati demikian, hal tersebut bukan berarti Dasver memutus komunikasi untuk menghindari aparat hukum.

Pihak MPC PP Kuansing memberikan jaminan bahwa Dasver Librian akan sangat kooperatif dan menghormati seluruh rangkaian proses hukum yang berjalan di KPK.

Sebagai bentuk komitmennya, Dasver dijadwalkan hadir memenuhi panggilan KPK sebagai saksi pada Rabu, 8 Juli 2026 esok hari. Pemeriksaan tersebut rencananya akan digelar di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Pekanbaru.

“Ketua akan tetap kooperatif dalam hal ini. Memang nomornya tak aktif, tapi beliau tetap berkomitmen penuh. Pemanggilan terhadap beliau untuk datang ke BPKP esok hari akan ia penuhi. Bahkan, malam ini beliau sudah berangkat menuju Pekanbaru,”pungkas Jon.

Pos terkait