Proyek Astaqa MTQ Kuansing Rp4,1 Miliar Disorot, Kontraktor: Kami Kerja Sesuai Kontrak

Astaga MTQ Kuansing
Foto: Proyek Pembangunan Gedung Astaqa MTQ di Kabupaten Kuantan Singingi. (Dokumentasi 12 Juni 2026)

KUANTAN SINGINGI – Proyek pembangunan Gedung Astaqa Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi diperkirakan tidak akan selesai saat pelaksanaan MTQ Provinsi Riau 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026 mendatang.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi proyek, progres pembangunan masih terlihat jauh dari tahap penyelesaian dan diprediksi masih 50 persen. Aktivitas pekerjaan juga tampak minim, dengan hanya beberapa pekerja yang terlihat melakukan pekerjaan konstruksi di area pembangunan.

Pihak pelaksana proyek dari CV. QUARTO bahkan tidak dapat memastikan apakah bangunan utama Astaqa akan rampung sebelum acara pembukaan MTQ Provinsi Riau nanti.

Salah seorang dari CV. QUARTO menjelaskan bahwa pihaknya bekerja berdasarkan jadwal dan masa pelaksanaan yang telah dibuat dan tercantum dalam kontrak proyek.

“Kalau ditanya apakah akan selesai pada hari acara MTQ nanti, kami tidak bisa memastikan. Yang jelas kami bekerja sesuai masa pelaksanaan kontrak. Kontrak dimulai pada 31 Maret 2026 dengan masa pelaksanaan 150 hari kerja,” ujar pihak kontraktor saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (16/6/2026).

CV. QUARTO menambahkan bahwa berdasarkan perhitungan masa kontrak tersebut, pekerjaan masih memiliki waktu penyelesaian hingga akhir Agustus 2026 nanti.

Bacaan Lainnya

Ketika ditanya apakah ada desakan dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi agar pembangunan dipercepat demi menyambut pelaksanaan MTQ nanti, pihak kontraktor memberikan jawaban dengan singkat.

“Kalau disuruh diusahakan ya kita usahakan, begitu aja bang,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek, pembangunan Gedung Astaqa MTQ Kuansing dilaksanakan oleh CV. QUARTO dengan nilai anggaran sekitar Rp4,1 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Kuantan Singingi. Waktu Proyek tersebut mulai dikerjakan pada 31 Maret 2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kerja.

Sementara itu, salah seorang anggota DPRD Kuantan Singingi yang enggan disebutkan namanya menilai persoalan keterlambatan penyelesaian proyek tersebut lebih disebabkan oleh perencanaan waktu pelaksanaan yang dibuat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kuantan Singingi.

Menurutnya, jadwal pelaksanaan proyek sejak awal tidak sinkron dengan agenda MTQ Provinsi Riau yang telah lama ditetapkan akan berlangsung pada Juni 2026.

“Kalau nanti Astaqa tidak selesai saat MTQ dilaksanakan, maka yang perlu dievaluasi adalah perencanaan proyeknya. Sejak awal sudah diketahui bahwa MTQ akan digelar pada Juni, tetapi masa kontraknya dibuat 150 hari. Kontraktor tentu bekerja sesuai waktu yang diberikan dalam kontrak,” ujarnya.

Kondisi tersebut pun menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Sejumlah warga menilai jika belum rampung gedung Astaqa saat perhelatan MTQ Provinsi Riau nanti akan berpotensi menimbulkan kesan kurang baik terhadap kesiapan Kabupaten Kuantan Singingi sebagai tuan rumah.

Tak sedikit warga Kuansing yang beropini bahwa hal ini akan sangat memalukan bagi pemerintah daerah Kabupaten Kuantan Singingi, dikarenakan ajang tersebut akan mengikutsertakan seluruh perwakilan kabupaten se-provinsi Riau.

“Dimana letak muka bupati kita nantinya? ini ajang mengikutsertakan perwakilan seluruh kabupaten kota se-provinsi Riau, jika gedung astaqa MTQ Kuansing itu tidak selesai pada saat acara MTQ Riau nanti, tentu citra Pemkab Kuansing akan tercoreng” ujar warga yang dikutip dari banyak sumber.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah percepatan agar pembangunan fasilitas utama MTQ tersebut dapat dimaksimalkan sebelum ribuan peserta dan tamu dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau hadir pada ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Kuantan Singingi terkait progres pembangunan maupun target penyelesaian Gedung Astaqa MTQ tersebut.

Pos terkait