ROKAN HILIR – Progres pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, terus berjalan meski menghadapi kendala akses dan distribusi material. Senin (18/5/2026).
Personel Koramil 0321-06/Tanjung Medan bersama masyarakat melaksanakan pemasangan mal pondasi sebagai bagian dari tahapan pembangunan jembatan.
Kegiatan tersebut melibatkan satu personel TNI dan lima orang masyarakat yang bergotong royong membantu pengerjaan di lokasi pembangunan.
Untuk pekerjaan selanjutnya, tim pembangunan direncanakan melanjutkan proses perakitan mal pondasi guna memperkuat konstruksi dasar jembatan.
Danramil 0321-06/Tanjung Medan Kapten Arh Yulisman menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu membuka akses transportasi masyarakat di wilayah pedalaman.
“Walaupun akses menuju lokasi cukup sulit dan material harus didistribusikan melalui jalur air, personel bersama masyarakat tetap semangat melaksanakan pembangunan secara gotong royong,” ujarnya.
Ia menjelaskan, akses menuju lokasi pembangunan hanya dapat ditempuh menggunakan boat melalui jalur sungai dengan estimasi perjalanan mencapai tiga hingga empat jam.
Selain itu, seluruh material bangunan juga harus diangkut melalui jalur air sehingga membutuhkan waktu distribusi yang lebih lama.
Kendala lainnya yakni adanya perubahan pada lubang pondasi tepi berdasarkan arahan teknisi dari Zidam sehingga memerlukan penyesuaian teknis di lapangan.
Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan berjalan aman dan lancar.
Pembangunan Jembatan Garuda tersebut diharapkan nantinya dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga di Kepenghuluan Air Hitam dan sekitarnya.





